๐—ฃ๐—ฟ๐—ผ๐—ณ. ๐——๐—ฟ. ๐—›. ๐—Ÿ๐—ฎ๐—น๐˜‚ ๐—ฆ๐˜‚๐—ฝ๐—ฟ๐—ถ๐—ฎ๐—ฑ๐—ถ ๐—•๐—ถ๐—ป ๐— ๐˜‚๐—ท๐—ถ๐—ฏ, ๐—Ÿ๐—ฐ., ๐— .๐—”.

๐˜Ž๐˜ถ๐˜ณ๐˜ถ ๐˜‰๐˜ฆ๐˜ด๐˜ข๐˜ณ ๐˜‰๐˜ช๐˜ฅ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ ๐˜๐˜ถ๐˜ฌ๐˜ถ๐˜ฎ ๐˜๐˜ด๐˜ญ๐˜ข๐˜ฎ ๐˜œ๐˜๐˜• ๐˜”๐˜ข๐˜ต๐˜ข๐˜ณ๐˜ข๐˜ฎ, ๐˜ข๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฅ๐˜ฆ๐˜ฎ๐˜ช๐˜ด๐˜ช, ๐˜ฑ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜ฆ๐˜ญ๐˜ช๐˜ต๐˜ช, ๐˜ฑ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜จ๐˜ฆ๐˜ฎ๐˜ฃ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ ๐˜ฌ๐˜ถ๐˜ณ๐˜ช๐˜ฌ๐˜ถ๐˜ญ๐˜ถ๐˜ฎ ๐˜—๐˜ณ๐˜ฐ๐˜จ๐˜ณ๐˜ข๐˜ฎ ๐˜‹๐˜ฐ๐˜ฌ๐˜ต๐˜ฐ๐˜ณ ๐˜๐˜ถ๐˜ฌ๐˜ถ๐˜ฎ ๐˜’๐˜ฆ๐˜ญ๐˜ถ๐˜ข๐˜ณ๐˜จ๐˜ข ๐˜๐˜ด๐˜ญ๐˜ข๐˜ฎ, ๐˜ด๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ต๐˜ข ๐˜ฑ๐˜ฆ๐˜ฎ๐˜ช๐˜ฌ๐˜ช๐˜ณ ๐˜บ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ ๐˜ข๐˜ฌ๐˜ต๐˜ช๐˜ง ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜จ๐˜ฆ๐˜ฎ๐˜ฃ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ซ๐˜ช๐˜ข๐˜ฏ ๐˜œ๐˜ด๐˜ฉ๐˜ถ๐˜ญ ๐˜๐˜ช๐˜ฌ๐˜ช๐˜ฉ, ๐˜”๐˜ข๐˜ฒ๐˜ข๐˜ด๐˜ฉ๐˜ช๐˜ฅ ๐˜š๐˜บ๐˜ข๐˜ณ๐˜ช๐˜ข๐˜ฉ, ๐˜ฉ๐˜ถ๐˜ฌ๐˜ถ๐˜ฎ ๐˜ฌ๐˜ฆ๐˜ญ๐˜ถ๐˜ข๐˜ณ๐˜จ๐˜ข ๐˜๐˜ด๐˜ญ๐˜ข๐˜ฎ, ๐˜ฅ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ฎ๐˜ฐ๐˜ฅ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ข๐˜ด๐˜ช ๐˜ฃ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ข๐˜จ๐˜ข๐˜ฎ๐˜ข.

๐—ฃ๐—ฟ๐—ผ๐—ณ๐—ถ๐—น ๐—ฆ๐—ถ๐—ป๐—ด๐—ธ๐—ฎ๐˜ ๐—ง๐—ผ๐—ธ๐—ผ๐—ต

Prof. Dr. H. Lalu Supriadi Bin Mujib, Lc., M.A. merupakan salah seorang akademisi dan Guru Besar Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram yang dikenal melalui kiprahnya dalam pengembangan ilmu hukum Islam, khususnya bidang Ushul Fikih dan Maqashid Syariah. Selain menjalankan tugas sebagai dosen dan peneliti, beliau aktif membangun jejaring akademik nasional maupun internasional melalui penelitian kolaboratif, seminar ilmiah, pengembangan kurikulum, serta publikasi karya ilmiah.

Sejak memulai karier sebagai dosen pada tahun 2008, beliau terus mengembangkan kapasitas akademiknya hingga dikukuhkan sebagai Guru Besar Bidang Hukum Islam pada tahun 2022. Pengukuhan tersebut menjadi salah satu tonggak penting karena beliau tercatat sebagai alumni perguruan tinggi Timur Tengah asal Nusa Tenggara Barat yang pertama meraih jabatan profesor.

“๐˜๐˜ญ๐˜ฎ๐˜ถ ๐˜ฑ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜จ๐˜ฆ๐˜ต๐˜ข๐˜ฉ๐˜ถ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ข๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ต๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ถ๐˜ด ๐˜ฉ๐˜ช๐˜ฅ๐˜ถ๐˜ฑ ๐˜ฌ๐˜ฆ๐˜ต๐˜ช๐˜ฌ๐˜ข ๐˜ฎ๐˜ข๐˜ฎ๐˜ฑ๐˜ถ ๐˜ฃ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ฅ๐˜ช๐˜ข๐˜ญ๐˜ฐ๐˜จ ๐˜ฅ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜จ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ณ๐˜ฆ๐˜ข๐˜ญ๐˜ช๐˜ต๐˜ข๐˜ด ๐˜ฎ๐˜ข๐˜ด๐˜บ๐˜ข๐˜ณ๐˜ข๐˜ฌ๐˜ข๐˜ต ๐˜ต๐˜ข๐˜ฏ๐˜ฑ๐˜ข ๐˜ฌ๐˜ฆ๐˜ฉ๐˜ช๐˜ญ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ฏ๐˜ช๐˜ญ๐˜ข๐˜ช-๐˜ฏ๐˜ช๐˜ญ๐˜ข๐˜ช ๐˜ฅ๐˜ข๐˜ด๐˜ข๐˜ณ๐˜ฏ๐˜บ๐˜ข.”

๐—Ÿ๐—ฎ๐˜๐—ฎ๐—ฟ ๐—•๐—ฒ๐—น๐—ฎ๐—ธ๐—ฎ๐—ป๐—ด ๐—ž๐—ฒ๐—น๐˜‚๐—ฎ๐—ฟ๐—ด๐—ฎ

Prof. Lalu Supriadi Bin Mujib lahir di Desa Kotaraja, Kecamatan Sikur, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, pada 25 Agustus 1976. Beliau merupakan anak keenam dari enam bersaudara, pasangan H. Lalu Munajib dan Hj. Baiq Maryam.

Lingkungan keluarga yang menjunjung tinggi nilai-nilai agama dan pendidikan menjadi fondasi awal dalam perjalanan intelektualnya. Sejak usia dini beliau tumbuh dalam tradisi pendidikan Islam yang kemudian mengantarkannya menempuh studi hingga ke Timur Tengah.

๐—Ÿ๐—ฎ๐˜๐—ฎ๐—ฟ ๐—•๐—ฒ๐—น๐—ฎ๐—ธ๐—ฎ๐—ป๐—ด ๐—ฃ๐—ฒ๐—ป๐—ฑ๐—ถ๐—ฑ๐—ถ๐—ธ๐—ฎ๐—ป

Pendidikan dasar ditempuh di SDN No. 2 Kotaraja dan diselesaikan di SDN No. 1 Masjuring Bonder, Lombok Tengah. Selanjutnya beliau melanjutkan pendidikan di Pondok Pesantren Al-Ishlahuddiny Kediri, Lombok Barat, pada jenjang Tsanawiyah dan Aliyah.

Setelah itu beliau mengikuti Program I’dad Lugawi dan Takmili di LIPIA Jakarta selama tiga tahun sebelum memperoleh kesempatan melanjutkan studi di Universitas Islam Madinah, Arab Saudi, pada Fakultas Syariah dan Dirasat Islamiyah.

Jenjang Magister dan Doktor diselesaikan di Universitas Islam Omdurman, Sudan, dengan konsentrasi Ushul Fikih. Disertasi doktoralnya berjudul Al-Qath’u Wa al-Zhannu ‘Inda al-Hanafiyah Wa Atsaruhuma Fi al-Furu’ al-Fiqhiyah, yang mengkaji konsep dalil qath’i dan zhanni dalam mazhab Hanafi beserta implikasinya terhadap pengembangan hukum Islam.

๐—ฃ๐—ฒ๐—ฟ๐—ท๐—ฎ๐—น๐—ฎ๐—ป๐—ฎ๐—ป ๐—ž๐—ฎ๐—ฟ๐—ถ๐—ฒ๐—ฟ ๐—ฑ๐—ฎ๐—ป ๐—ข๐—ฟ๐—ด๐—ฎ๐—ป๐—ถ๐˜€๐—ฎ๐˜€๐—ถ

Karier akademik Prof. Lalu Supriadi dimulai sebagai dosen UIN Mataram pada tahun 2008. Dalam perjalanan kariernya beliau dipercaya mengemban berbagai amanah, antara lain sebagai Kepala UPT Pengembangan Bahasa UIN Mataram (2016โ€“2019), Ketua Program Studi Magister Hukum Keluarga Islam Pascasarjana UIN Mataram (2021โ€“2023), dan sejak tahun 2023 menjabat sebagai Ketua Program Studi Doktor Hukum Keluarga Islam UIN Mataram.

Selain itu beliau merupakan Anggota Senat UIN Mataram, Reviewer Nasional Litapdimas Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Kementerian Agama RI, reviewer berbagai jurnal nasional dan internasional bereputasi, asesor Beban Kinerja Dosen (BKD), serta aktif dalam pengembangan kurikulum pendidikan tinggi Islam.

Di bidang organisasi kemasyarakatan dan profesi, beliau terlibat sebagai Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) NTB, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) NTB, Ikatan Alumni Sudan Indonesia, Ittihad Mudarris al-Lughah al-‘Arabiyah (IMLA), serta berbagai forum ilmiah internasional.

๐—ž๐—ผ๐—ป๐˜๐—ฟ๐—ถ๐—ฏ๐˜‚๐˜€๐—ถ ๐—ง๐—ฒ๐—ฟ๐—ต๐—ฎ๐—ฑ๐—ฎ๐—ฝ ๐— ๐—ฎ๐˜€๐˜†๐—ฎ๐—ฟ๐—ฎ๐—ธ๐—ฎ๐˜ ๐—ฑ๐—ฎ๐—ป ๐——๐—ฎ๐—ฒ๐—ฟ๐—ฎ๐—ต

Kontribusi Prof. Lalu Supriadi tidak hanya berada di lingkungan kampus, tetapi juga melalui penelitian, pengabdian masyarakat, penyusunan kebijakan akademik, pembinaan lembaga keagamaan, dan forum dialog lintas agama.

Beliau aktif melakukan penelitian mengenai hukum keluarga Islam, maqashid syariah, moderasi beragama, pencegahan radikalisme, kehidupan masyarakat Muslim Sasak, hingga hubungan antarumat beragama. Sejumlah penelitian tersebut memperoleh pendanaan dari Kementerian Agama RI maupun UIN Mataram.

Di tingkat internasional beliau mengikuti konferensi, seminar, penelitian kolaboratif, maupun kegiatan akademik di berbagai negara seperti Arab Saudi, Sudan, Mesir, Maroko, Prancis, Polandia, Denmark, Yordania, Kuwait, Qatar, Oman, Uni Emirat Arab, Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina, Sri Lanka, dan beberapa negara lainnya.

๐—ฃ๐—ฒ๐—บ๐—ถ๐—ธ๐—ถ๐—ฟ๐—ฎ๐—ป ๐—ฎ๐˜๐—ฎ๐˜‚ ๐—š๐—ฎ๐—ด๐—ฎ๐˜€๐—ฎ๐—ป ๐—ง๐—ผ๐—ธ๐—ผ๐—ต

Salah satu bidang yang menjadi perhatian utama Prof. Lalu Supriadi adalah pengembangan Maqashid Syariah sebagai pendekatan dalam memahami hukum Islam secara kontekstual.

Dalam pidato pengukuhan Guru Besarnya yang berjudul Maqasid Shari’ah dari Masa Al-Shathibi Hingga Ibn Ashur: Rasionalisasi Hukum Islam dalam Merespon Relasi Muslim Non Muslim, beliau menjelaskan bahwa hukum Islam perlu terus dikembangkan agar mampu merespons dinamika masyarakat modern tanpa meninggalkan prinsip-prinsip dasar syariat.

Menurut beliau, maqashid syariah tidak hanya dipahami sebagai konsep metodologis, tetapi juga sebagai pendekatan yang dapat memperkuat penghormatan terhadap hak beragama, membangun hubungan harmonis antarumat beragama, serta menjadikan hukum Islam lebih adaptif terhadap perubahan sosial.

Pemikiran tersebut tercermin pula dalam berbagai publikasi ilmiahnya mengenai hukum Islam, moderasi beragama, kebebasan beragama, maqashid syariah, hingga pencegahan radikalisme.

๐—ฃ๐—ฟ๐—ฒ๐˜€๐˜๐—ฎ๐˜€๐—ถ ๐—ฎ๐˜๐—ฎ๐˜‚ ๐—ฃ๐—ฒ๐—ป๐—ด๐—ต๐—ฎ๐—ฟ๐—ด๐—ฎ๐—ฎ๐—ป

Sepanjang perjalanan akademiknya, Prof. Lalu Supriadi menghasilkan puluhan karya ilmiah berupa buku, artikel jurnal nasional maupun internasional bereputasi, prosiding konferensi, serta tulisan opini di media massa.

Beliau juga dipercaya sebagai reviewer pada berbagai jurnal nasional dan internasional, memperoleh hibah penelitian nasional maupun internasional, menjadi narasumber dalam konferensi ilmiah di berbagai negara, serta berkontribusi dalam pengembangan penerjemahan Al-Qur’an ke dalam Bahasa Sasak.

Kepercayaan yang diberikan berbagai lembaga akademik, baik di dalam maupun luar negeri, menunjukkan konsistensinya dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan jejaring akademik internasional.

๐—ฃ๐—ฒ๐—ป๐˜‚๐˜๐˜‚๐—ฝ

Perjalanan Prof. Dr. H. Lalu Supriadi Bin Mujib, Lc., M.A. menunjukkan bahwa pendidikan, ketekunan belajar, serta keterbukaan terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dapat menjadi fondasi penting dalam membangun kontribusi yang berkelanjutan.

Melalui aktivitas sebagai dosen, peneliti, penulis, pembicara ilmiah, dan pengembang pendidikan tinggi Islam, beliau terus berupaya menghadirkan kajian hukum Islam yang relevan dengan perkembangan zaman, sekaligus tetap berakar pada nilai-nilai keilmuan dan kemaslahatan masyarakat.

๐—–๐—ฎ๐˜๐—ฎ๐˜๐—ฎ๐—ป ๐—ฃ๐—ฒ๐—ป๐˜‚๐—น๐—ถ๐˜€

Tulisan ini disusun berdasarkan sumber-sumber publik yang dapat ditelusuri, meliputi curriculum vitae yang disampaikan langsung oleh Prof. Dr. H. Lalu Supriadi Bin Mujib, Lc., M.A., publikasi UIN Mataram, pidato pengukuhan Guru Besar, karya ilmiah, dokumentasi kegiatan akademik, pemberitaan media, serta sumber terbuka lainnya yang relevan. Penulisan difokuskan pada rekam jejak, karya, dan aktivitas publik yang terdokumentasi. Informasi yang belum ditemukan dalam sumber yang memadai atau belum dapat diverifikasi secara independen tidak diuraikan lebih lanjut demi menjaga akurasi.

Foto yang digunakan dalam publikasi ini merupakan hasil penyuntingan digital berbasis ilustrasi tokoh dan digunakan semata-mata untuk kepentingan ilustrasi profil.

Profil ini merupakan bagian dari upaya Desa Smart untuk mendokumentasikan tokoh-tokoh yang memiliki kontribusi, gagasan, karya, maupun peran dalam kehidupan sosial, budaya, pendidikan, pemerintahan, ekonomi, dan pembangunan masyarakat.

๐—ฆ๐˜‚๐—บ๐—ฏ๐—ฒ๐—ฟ ๐—ฅ๐˜‚๐—ท๐˜‚๐—ธ๐—ฎ๐—ป

Curriculum Vitae Prof. Dr. H.ย Lalu Supriadiย Bin Mujib, Lc., M.A.
UIN Mataram
Pascasarjana UIN Mataram
Pidato Pengukuhan Guru Besar UIN Mataram
Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Kementerian Agama RI
Majelis Ulama Indonesia Provinsi NTB
Forum Kerukunan Umat Beragama NTB
Lombok Post
Pikiran Rakyat
Majalah Hidayatullah
Berbagai jurnal ilmiah nasional dan internasional yang memuat karya Prof. Dr. H. Lalu Supriadi Bin Mujib.

error: Content is protected !!
Scroll to Top